Merapikan Gigi dengan Pemakaian Behel

  • Diposting oleh Drg Dian Yunita
  • di 09.24 -
  • 0 komentar
Asosiasi Orthodontis Amerika melaporkan bahwa di Amerika Serikat 4,5 juta orang memakai kawat gigi atau peralatan gigi lainnya untuk meluruskan gigi dan membuat senyum yang indah dan sehat.
Mengapa Gigi Berantakan?

Faktor keturunan dan lingkungan dapat membuat gigi berjejal atau berantakan dan bermasalah pada gigitan. Gigi berjejal juga dapat disebabkan karena mengisap jempol dan sering mendorong lidah serta kecelakaan yang terjadi pada rahang.

Apa Pengobatan Pilihan untuk Merapikan Gigi ?
Ada tiga tahap perawatan ortodontik :

Yang pertama adalah peralatan yang digunakan untuk mendapatkan ruang dalam mulut. Misalnya, ekspander palatal digunakan untuk memperluas lebar langit-langit dan lingual bar digunakan untuk memperluas rahang bawah.

Tahap korektif aktif berikutnya ketika kawat gigi ditempatkan pada gigi. Gigi geligi diluruskan dan maloklusi dikoreksi selama periode waktu tertentu tergantung tingkat keparahan masalah gigi dan rahang.

Tahap ketiga adalah tahap retensi yaitu  setelah kawat gigi di lepas lalu gigi dimonitor melalui penggunaan alat retainer lepasan, kontrol berikutnya per enam bulan untuk mempertahankan kerapian dan keindahan gigi.

Jenis Kawat Gigi
Lebih dari 30 tahun lalu kawat gigi meliputi cincin logam besar yang tertutup dan di semen sekitar masing-masing gigi. Kawat gigi dapat di semen ke sisi gigi dekat pipi serta sisi gigi dekat lidah tergantung pada apa yang dokter gigi Anda sarankan.

Saat ini, bracket kecil ditempatkan di permukaan depan gigi dan terbuat dari logam atau keramik. Bracket di tempel pada permukaan gigi depan dengan lem khusus bracket.
Alternatif lain yang lebih baru untuk kawat gigi adalah sistem Invisalign yaitu alat bening lepasan yang dikenakan siang dan malam hari untuk membantu menggerakkan gigi ke dalam lengkung yang sesuai. Ketika makan atau menyikat gigi dan flossing, invisalign harus di lepas.

Merawat Behel
Ada sikat gigi yang khusus dirancang untuk pemakai behel, baik yang manual maupun elektrik. Tanyakan dokter gigi Anda yang terbaik untuk Anda. Menyikat harus dilakukan setidaknya 2-3 kali per hari. Pastikan untuk menghilangkan plak di garis gusi untuk mencegah gingivitis (radang jaringan gusi).

Penting untuk membersihkan sela-sela gigi Anda dengan interdental brush (sikat pembersih interproksimal). Kumur-kumur dianjurkan untuk menghapus sisa-sisa makanan dan mengairi jaringan gusi untuk menghilangkan penyakit dan bakteri penyebab bau yang mungkin ada jika Anda memiliki radang gusi.

Cara Menjaga Senyum Setelah Behel di Lepas
Setelah dokter gigi Anda telah menetapkan bahwa kawat gigi Anda dapat di lepas, sangat penting memakai retainer pada siang atau malam hari. Retainer dapat dibersihkan dengan air hangat atau pasta gigi setelah Anda memakainya dan ditempatkan dalam wadah plastik bila tidak digunakan.
Kunjungi dokter gigi Anda dua kali setahun untuk pembersihan gigi dan pemeliharaan rutin. (gigi sehat)

Author

Admin by Drg. Dian Yunita

Dokter Gigi alumnus FKG Universitas Indonesia. Klinik Gigi yang dikelolanya beralamat di Jl. Cempaka Baru XII no.1 RT.005 RW.07 Kemayoran Jakarta Pusat. Hubungi HP : 0811-357-9191 | BB : 25C-2C-68C | Email : drgdianyunita@gmail.com

0 komentar: